Sebagian besar orang akan menjawab “sahabat adalah orang yang menyayangi kita, orang yang bisa memahami kita, orang yang senantiasa hadir saat kita membutuhkan, mau berbagi, orang yang mau mendengar keluh kesah kita, orang yang mau bersahabat dengan kita apa adanya, yang mendekat saat seluruh dunia menjauh, dan sebagainya…”
Pengertian ini tentu sudah lazim kita dengar dari kebanyakan orang, namun tahukah kita, ternyata pengertian sahabat seharusnya tidaklah seegois itu. Mengapa saya menyebut pengertian di atas sebagai pengertian yang egois?
Sebab pengertian tersebut hanya terpusat pada diri kita sendiri, yaitu “untuk kita” tadi.
Sebab pengertian tersebut hanya terpusat pada diri kita sendiri, yaitu “untuk kita” tadi.
Oleh karena itu yang lebih tepat dari pengertian sahabat adalah :
“Orang yang kita sayangi,… orang yang selalu ingin kita do’akan,..orang yang ingin kita pahami lebih dalam, orang yang ingin kita bagi ketika kita senang, dan tidak ingin kita bebani ketika sulit, serta orang yang dimana kita merasa senang jika dapat memberi sesuatu kepadanya.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar